ANEKA TIKET DAN VOUCHER HOTEL

ANTARA - Berita Terkini

Kebun Teh Bukit Daun (Bukit Daun View)

Karunia alam yang elok, terhampar dikaki Bukit Daun. Semua mata tertakjub untuk menyaksikan dan menikmati segarnya hawa pegunungan.Sungguh sebuah anugerah yang terindah...
Showing posts with label Profil Desa. Show all posts
Showing posts with label Profil Desa. Show all posts

Sunday, March 8, 2009

Peta Wilayah Kerja Bengkulu

"Peta Wilayah Kerja Bengkulu"

Propinsi Bengkulu terbagi dalam 4 (empat) wilayah Kabupten/Kota, masing-masing Kabupten Bengkulu Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupten Bengkulu Utara, dan Kota Bengkulu. Dari keempat wilayah tersebut baru 3 Kabupaten dengan 3 (tiga) UPTD SKB, yaitu: - UPTD SKB Arga Makmur (Bengkulu Utara); - UPTD SKB Curup (Rejang Lebong); dan - UPTD SKB Pino (Bengkulu Selatan). Jumlah total penduduk di propinsi ini sebesar 1.640.597 jiwa, dengan sebaran data dasar PLS sebagai berikut: 0-6 tahun (228.468), 7-12 tahun, tidak sekolah (10.606), 13-15 tahun, tidak sekolah (659.625), 16-29 tahun, tidak sekolah (10.290), prasejahtera (374.400), dan pengangguran (30.735)

Profil Desa Kampung Melayu Kecamatan Bermani Ulu


Kampung Melayu adalah nama sebuah desa yang berada di Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Desa ini sekaligus menjadi ibukota kecamatan. Jarak antara Kampung Melayu-Curup (ibukota Kabupaten Rejang Lebong) hanya sekitar 25 km.Terletak di kaki Bukit Daun dengan ketinggian kira-kira 900 mdpl. Kondisi relief permukaan bumi yang berbukit-bukit disertai dengan jenis tanah, iklim, dan suhu yang mendukung, daerah ini cocok untuk dikembangkan sebagai Kawasan Agropolitan yang ideal di Kabupaten Rejang Lebong. 

Slogan "GEMAH RIPAH LOH JINAWI" tepat disandangkan bagi daerah ini. Apalagi masyarakatnya memiliki harapan untuk menjadikan daerah ini sebagai sentra produksi pertanian di wilayah barat Kabupaten Rejang Lebong.

Pada era penjajahan Belanda, daerah sekitar Bukit Daun merupakan lahan perkebunan teh yang cukup luas. Sayangnya sisa-sisa peninggalan Belanda hanya dapat dilihat bekas lokasinya saja seperti bekas pabrik pengolahan daun teh yang berada di Desa Sentral Baru. Menurut cerita masyarakat, aset Belanda dibumihanguskan saat terjadi peperangan mempertahankan kemerdekaan. 

Kawasan yang luas dan subur ini memiliki banyak keunggulan, diantaranya sebagai salah satu kawasan di Kabupaten Rejang Lebong yang menyuplai palawija dan sayur mayur ke daerah-daerah disekitarnya terutama Sumatera Bagian Selatan. Produk pertanian yang menjadi unggulan daerah saat ini adalah cabai (cabe) dan tomat hibrida. Lepas dari itu masih banyak lagi yang dihasilkan daerah ini diantaranya: timun, terong, kacang panjang, buncis, kubis, dll.



Tidak lepas kemungkinan nantinya desa Kampung Melayu dan desa sekitarnya dapat dikembangkan menjadi kawasan agrowisata dan agroindustri karena infrastruktur dan sarana penunjang lainya sedang mengalami kemajuan yang cukup berarti. Jalan desa dan jalan kabupaten yang dahulunya hanya jalan tanah kini sudah berbentuk jalan aspal. Sarana transportasi cukup mudah dijumpai, sehingga memudahkan akses keluar daerah untuk memasarkan berbagai produk pertanian dan industri rumah tangga. Sarana pendidikan juga telah dilengkapi, Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas Negeri sudah tersedia. Sementara itu, fasilitas pendukung lainya yaitu: Puskesmas Kampung Melayu, Kantor Pelayanan PLN, Lapangan Sepak Bola, Balai Desa, pasar, dan Koperasi Unit Desa. Selain itu, sebagai ibukota kecamatan juga telah berdiri Kantor Camat, Pos Polisi, Unit Pemadam Kebakaran dan Kantor Urusan Agama.